Posts Tagged ‘ARM’

AN0175 Penggunaan I2C pada DST-ARM

Tuesday, November 22nd, 2011

Pada artikel kali ini saya akan membahas cara penggunaan I2C yang tersedia di modul DST ARM. Pada DST ARM telah tersedia IC DS1307 dan juga LCD 16×2 karakter, kedua komponen ini dapat dijadikan aplikasi jam digital dengan arm sebagai mikrokontrolernya.

Pada DST ARM telah disediakan 2 komponen yang dapat di coba untuk penggunaan komunikasi serial (I2C) yaitu EEPROM, RTC DS1307. Dimana untuk penggunaannya kita hanya cukup menjumper koneksi yang telah disediakan, dalam hal ini pin SDA, SCL. Jadi kita tidak lagi direpotkan untuk penyolderan kabel lagi. Pin SDA,SCL dari kedua IC dikeluarkan melalui header 2 pin yaitu JP8, dan juga pin SDA,SCL ini tersambung lagi ke header 4 pin, yaitu JP7. JP7 ini berfungsi untuk menyambungkan pin SDA,SCL dari IC RTC maupun EEPROM ke pin SDA,SCL pada mikrokontroler ARM. Jadi untuk konfigurasi hardware untuk artikel ini, anda hanya cukup menambahkan jumper pada JP7.

Sedangkan konfigurasi hardware untuk LCD anda dapat lihat pada artikel penggunaan LCD pada mikrokontroler ARM. Setelah semua tersambung, pastikan tidak ada koneksi yang salah.

Artikel ini dapat didownload di sini

Penulis: Januar Susanto

Modul-modul yang digunakan

- Modul DST-ARM

- Modul LCD M1632

- Switch Pushbutton

AN0173 Antarmuka LCD M1632 dengan LPC1114 pada Modul DST-ARM

Thursday, September 8th, 2011

Artikel kali ini saya akan membahas cara pemakaian LCD M1632 pada LPC1114 dengan Modul DST-ARM. LCD yang digunakan adalah LCD 16×2 karakter atau M1632. LCD ini sangat popular pemakaiannya, disatu sisi dikarenakan pemogramannya yang gampang, dan harganya yang tidak terlalu mahal.

Modul Pendukung Artikel ini adalah:

- DST ARM Development Board

- LCD M1632

Source code dapat didownload di sini

Artikel lengkap dapat didownload di sini

Penulis Januar Susanto

Bekerja dengan LPC1xxx (ARM Cortex M) Bagian II

Friday, June 17th, 2011

Perangkat Keras Minimum untuk Pemrograman Mikrokontroler LPC1xxx
Untuk memprogram memori Flash di LPC1xxx, terdapat tiga cara:
• Melalui LPC1xxx InSystem
Programming
• Melalui JTAG (Joint Test Action Group)
• Melalui Secondary Boot Loader yang dibuat oleh pengguna
LPC1xxx InSystem
Programming
Tiap mikrokontroler LPC1xxx dilengkapi dengan BootROM yang dapat digunakan untuk memprogram
memori Flash internal LPC1xxx melalui peripheral yang terdapat pada mikrokontroler (umumnya UART0).
Dengan demikian, program yang terdapat di mikrokontroler LPC1xxx dapat diupdate
tanpa harus melepas
mikrokontroler dari papan sirkuit.
Program yang terdapat di BootROM akan dijalankan setiap kali mikrokontroler dinyalakan atau direset.
Program tersebut, dikenal dengan nama BootROM bootloader, dapat menjalankan rutin untuk mengupdate
program di mikrokontroler atau menjalankan program pengguna. Jika pin ISP di mikrokontroler dalam kondisi
LOW voltage (digital ‘0′) saat mikrokontroler dinyalakan atau direset,
BootROM bootloader akan
menjalankan rutin untuk untuk mengupdate
program di mikrokontroler.
Jika pin ISP mikrokontroler dalam kondisi HIGH voltage (digital ‘1′), BootROM bootloader akan mengecek
memori Flash internal. Jika terdapat program pengguna yang valid, BootROM bootloader akan menjalankan
program tersebut. Jika tidak terdapat program pengguna yang valid, BootROM bootloader akan menjalankan
rutin untuk untuk mengupdate
program di mikrokontroler.

Lebih detail mengenai artikel ini dapat didownload di sini. Penulis Daniel Widyanto

Microcontroller ini dapat diperoleh di link berikut

Untuk Development Board dapat diperoleh di link berikut

Bekerja dengan LPC1xxx (ARM CortexM)

Tuesday, May 31st, 2011

Klasifikasi Mikrokontroler LPC1xxx
Mikrokontroller LPC1xxx adalah mikrokontroler buatan NXP Semiconductor N. V. (Nasdaq: NXPI, dulunya
merupakan Royal Philips Semiconductor) yang menggunakan prosesor seri ARM CortexM
(ARM CortexM0
dan ARM CortexM3)
sebagai prosesor intinya.

Lebih detail mengenai artikel ini dapat didownload di sini. Penulis Daniel Widyanto

Microcontroller ini dapat diperoleh di link berikut

Untuk Development Board dapat diperoleh di link berikut

Mengenal ARM CortexM0

Wednesday, May 25th, 2011

ARM adalah prosesor dengan arsitektur set instruksi 32bit
RISC (Reduced Instruction Set Computer)
yang dikembangkan oleh ARM Holdings. ARM merupakan singkatan dari Advanced RISC Machine
(sebelumnya lebih dikenal dengan kepanjangan Acorn RISC Machine). Pada awalnya ARM prosesor
dikembangkan untuk PC (Personal Computer) oleh Acorn Computers, sebelum dominasi Intel x86 prosesorMicrosoft
di IBM PC kompatibel menyebabkan Acorn Computers bangkrut.
Setelah Acorn Computers bangkrut, Apple Computers (sekarang Apple Inc) dan VLSI Technology Inc
membeli kekayaan intelektual Acorn Computer, dan mendirikan ARM Ltd. ARM Ltd kemudian melanjutkan
proyek Acorn Computer untuk mengembangkan prosesor 32bit
dengan arsitektur RISC yang sederhana
dan hemat energi.
Prosesor yang dikembangkan ARM Ltd ternyata tidak diminati oleh kalangan produsen PC, dengan
alasan tidak kompatibel dengan arsitektur Intel x86. ARM Ltd kemudian memutuskan untuk tidak
memproduksi ARM prosesor, tetapi melisensikan desain prosesor tersebut untuk digabungkan dengan ASIC
(Application Specific IC) yang membutuhkan kontroler embedded (contoh: kontroler printer, kontroler mesin
cuci, kontroler video dekoder, kontroler ethernet hub/router, dan sebagainya).
Saat ini, selain digunakan untuk ASIC, ARM prosesor juga diproduksi oleh berbagai perusahaan
semikonduktor sebagai mikroprosesor terpisah (sebelumnya ARM prosesor selalu diembeddedkan
dengan
ASIC) maupun mikrokontroler (dengan pengurangan berbagai fitur yang diperlukan mikroprosesor).
Perusahaan yang dulu ataupun saat ini menggunakan lisensi ARM prosesor meliputi AlcatelLucent,
Apple Inc., Atmel, Broadcom, Cirrus Logic, Digital Equipment Corporation (DEC), Freescale, Intel (melalui
akuisisi DEC), LG, Marvell Technology Group, Microsoft, NEC, Nuvoton, Nvidia, NXP (dulu Philips), Oki,
Qualcomm, Samsung, Sharp, STMicroelectronics, Symbios Logic, Texas Instruments, VLSI Technology,
Yamaha and ZiiLABS.
Berbagai macam kontroler berbasis ARM yang terkenal meliputi DEC StrongARM (digunakan Intel untuk prosesor PDA), Marvell Xscale (desain Xscale dibeli Marvell dari Intel), Nintendo (untuk prosesor Gameboy,
DSi, dan 3DS), Nvidia Tegra, STEricsson
Nomadik, Qualcomm Snapdragon, Texas Instruments OMAP
product line, Samsung Hummingbird and Apple A4.

Lebih detail mengenai artikel ini dapat dilihat di an0168, Penulis Daniel Widyanto
Microcontroller ini dapat diperoleh di link berikut

Untuk Development Board dapat diperoleh di link berikut