Archive for the ‘RF & RFID’ Category

AN-4004 Aplikasi DST-X10 Master I/O dalam membangun Smarthome (Wireless Output)

Friday, May 30th, 2014

Secara fisik, DST-X10 Master I/O Control hanya memiliki 8 digital input, 8 digital output dan 8 analog input, namun perangkat ini juga memiliki antarmuka wireless dengan frekwensi 433 MHz sehingga I/O unit ini dapat diekspan secara wireless. Ekspansi DST-X10  I/O Control dilakukan dengan menambah unit-unit X10-RF yang dengan pengalamatan tertentu dalam jaringan wireless X10 RF seperti pada gambar berikut.

Jaringan Wireless Smarthome

DST-X10 Master I/O Control dapat diekspan untuk mengakses 100 unit X10 RFI (X10 Radio Frequency Interface) dalam jaringan wireless X10 RFI di mana setiap X10 RFI unit dapat memiliki fungsi yang berbeda-beda tergantung dengan jenisnya. Jenis-jenis X10 RFI yang ada saat ini adalah sebagai berikut:

- X10A-RFI Wireless Smart Lamp Controller yang berbentuk fitting lampu dan berfungsi untuk mengendalikan lampu yang terpasang pada fitting tersebut

- X10B-RFI Wireless Smart Relay yang memiliki male-female ac socket dan berfungsi untuk mengendalikan peralatan listrik tegangan 220VAC dengan daya maksimum 1000W

- X10C-RFI Wireless CO Detector yang berfungsi untuk mendeteksi adanya gas karbon monoksida dan ditempatkan pada garasi mobil sehingga penghuni dapat mengetahui adanya karbon monoksida di dalam garasi.

- X10D-RFI Wireless Door Sensor yang terhubung pada magnetic door switch dan dapat memberikan informasi kondisi pintu / jendela yang dipasang sensor ini. Unit ini juga dapat berfungsi sebagai alarm saat magnetic sensor tersebut aktif

- X10E-RFI Wireless Flood Detector yang berfungsi mendeteksi adanya cairan. Unit ini dapat digunakan untuk mendeteksi banjir, hujan atau dipasang pada pinggir bak mandi untuk mengetahui batas pengisian bak.

- X10F-RFI Wireless LPG Detector yang berfungsi untuk mendeteksi adanya gas LPG yang melebihi kadar tertentu. Unit ini biasanya diletakkan di bagian dapur atau tempat penyimpanan tabung LPG

- X10G-RFI Wireless Motion Detector yang berfungsi untuk mendeteksi infra merah pasif yang dipancarkan oleh mahluk hidup. Unit ini digunakan untuk mengamankan daerah-daerah tertentu dalam rumah, juga dapat digunakan sebagai trigger untuk mengaktifkan X10A/B Switch atau X10J-Sound Player yang berfungsi sebagai bell rumah atau alarm.

- X10H-RFI Wireless Smoke Detector yang berfungsi untuk mendeteksi asap sehingga penghuni dapat mengetahui adanya bahaya kebakaran dalam rumah.

- X10I-RFI Wireless Remote Control yang berfungsi sebagai remote untuk mengaktif/non aktifkan unit-unit X10RF yang lain tanpa melalui DST-X10 Master I/O Control

- X10J-RFI Wireless  Sound player yang berfungsi sebagai sound player yang dapat diubah-ubah suaranya sesuai kebutuhan. Pengguna dapat mendownload suara bell pintu apabila digunakan sebagai bell pintu, atau suara alarm apabila digunakan sebagai alarm rumah.

Masing-masing unit X10RFI bukan hanya berfungsi sebagai ekspan I/O dari DST-X10 Master I/O Control namun juga memiliki kecerdasan sendiri dalam mengatur kinerjanya sehingga dapat berdiri sendiri tanpa harus dikendalikan dari DST-X10 Master I/O Control. Setiap unit memiliki real time clock sehingga dapat diatur agar mengaktifkan/non akifkan input output di saat-saat tertentu. Contoh:

- Mengaktifkan lampu (X10A-RFI) pada setiap jam 08:00 – 17:00 Kecuali Hari Minggu.

- Mengaktifkan motion detector (X10G-RFI) agar aktif pada jam-jam tertentu dan non aktif pada jam2 tertentu. Saat jam kerja di mana masih banyak orang yang lalu lalang maka motion detector non aktif, di luar tersebut maka motion detector akan atif (di luar jam kerja)

Beberapa unit bahkan memiliki sensor seperti sensor cahaya pada X10A-RFI Wireless Smart Lamp Controller sehingga lampu yang dikendalikan dapat diatur untuk nyala pada saat tidak ada sinar matahari dan padam saat ada sinar matahari.

Setiap sensor dapat diatur level aktifnya melalui web browser (harus menggunakan DST-X10 Master I/O Control). Pengaturan ini diperlukan pada saat pertama kali memasang unit yang dilengkapi sensor. Contohnya pada X10A-RFI yang dilengkapi LDR, maka level aktif sensor LDR sebaiknya diatur berdasarkan kondisi pencahayaan di lokasi tersebut. Hal ini akan dibahas lebih dalam di artikel AN-4005 Penggunaan Smart Wireless Lamp dalam Sistem Smarthome

Sensor-sensor dalam X10-X RFI ini tidak hanya berfungsi untuk mengaktifkan output yang ada dalam unitnya sendiri namun juga dapat melakukan hal-hal sebagai berikut:

- Mengaktifkan / non aktifkan output yang ada pada unit X10-X RFI yang lain

- Menampilkan perubahan pada halaman web dari DST-X10 Master I/O Control

- Mengirimkan email ke alamat yang telah diatur dalam DST-X10 Master I/O Control

Lebih detail mengenai hal ini akan dijelaskan di artikel yang membahas masing-masing X10X-RFI yang dimulai dari AN-4005 Penggunaan Smart Wireless Lamp dalam Sistem Smarthome

Paulus Andi Nalwan, Delta Electronic

Mesin Absensi sederhana menggunakan R/W RFID

Sunday, June 27th, 2010

AN0164

Aplikasi berikut ini adalah merupakan penggunaan R/W RFID untuk keperluan sistem absensi. Dibandingkan RFID yang bersifat read only, R/W RFID mempunyai kelebihan di mana nomor ID dari kartu-kartu karyawan dapat diubah. Selain itu, pada pengembangan lebih lanjut dari aplikasi ini, dapat ditambahkan sistem penilaian kerja karyawan yang disimpan di dalam kartu. Hal ini sangat bermanfaat untuk perusahaan dengan jumlah karyawan yang sangat besar. Dengan adanya memori pada setiap kartu, maka tidak lagi dibutuhkan kapasitas memori yang besar pada mesin.

Aplikasi ini dibangun dengan menggunakan modul-modul sebagai berikut:
-    Modul ST-51 Small System AT8951

-    Modul LCD M1632
-    Modul D2C Delta I2C yang dilengkapi dengan RTC

D2C Delta I2C Module
-    Keypad 4×4
-    Modul CR013 R/W RFID

Modul alternatif

1. DU ISP+Case untuk pemrograman via USB

2. DU-232 untuk upload data record ke PC via USB

3. CB-232 untuk upload data record ke PC via RS232

Detail artikel dapat didownload disini

Listing program dapat didownload di sini

Anda dapat membangun aplikasi ini hanya dengan menghubungkan modul-modul di atas dan mendownload file hex dari an0164.zip, namun apabila diinginkan memesan dalam bentuk siap pakai atau ingin melakukan modifikasi dapat menghubungi design@delta-electronic.com

Teknologi RFID Baca Tulis

Friday, June 18th, 2010

AN0163

RFID atau Radio Frequency Identification adalah merupakan suatu teknik identifikasi obyek yang dilakukan dengan menggunakan pancaran gelombang radio. Modul RFID akan memancarkan frekwensi ke kartu ataupun gantungan kunci (key chain) yang dalam hal ini berfungsi sebagai transponder.

Frekwensi tersebut akan menimbulkan radiasi energi yang diubah menjadi sumber daya listrik yang akan memberikan tegangan pada rangkaian pemancar pada bagian transponder untuk memancarkan kembali identifikasinya ke Modul RFID.

Pada teknologi terkini, RFID tidak hanya berfungsi sebagai identifikasi obyek dengan fungsi baca saja, namun juga sebagai memori sehingga dapat dilakukan fungsi penulisan. RFID ini biasanya menggunakan frekwensi 13.56 MHz

Detail mengenai artikel ini dapat dipelajari di sini

Modul-modul pendukung

CR-013A RFID untuk protokol ISO14443A dengan tegangan 5V, support UART

CR-013B RFID untuk protokol ISO14443A dan B dengan tegangan 5V, support UART

CR-013F RFID untuk protokol ISO14443A/B/15693 dengan tegangan 5V, support UART

CR-022 RFID untuk protokol ISO14443A dengan tegangan 2.5 – 3.6V, support SPI, I2C & UART

CR-028 RFID untuk protokol ISO14443A dengan tegangan 2.5 – 3.6V, support UART

CR-802A RFID untuk protokol ISO14443A dengan tegangan 5V, support UART, lengkap dengan kabel serial

CR-802B RFID untuk protokol ISO14443A/B/15693 dengan tegangan 5V, support UART, lengkap dengan kabel serial

Software pendukung

Source code Demo Software untuk program aplikasi di PC di sini

Source code assembly untuk mikrokontroler di sini

Source code C untuk mikrokontroler di sini

Proses pengambilan data sensor dari DQI-04 (Wireless Sensor)

Wednesday, January 14th, 2009

AN0145

Modul DQI-04 adalah merupakan modul Data Aquistion yang dilengkapi dengan rangkaian pengkondisi signal standard instrumentasi dan ADC dengan resolusi 15 bit. Untuk memperoleh nilai data yang diproses oleh ADCnya, dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu:

  • Melalui Port UART dengan menggunakan UART mikrokontroler atau PC
  • Melalui jalur RF dengan menggunakan SST-10
  • Melalui jalur RF dengan menggunakan DX-24

Detail Article dapat di lihat di sini

Software pendukung :

Modul pendukung :

Aplikasi Nirkable menggunakan RFM12

Wednesday, September 10th, 2008

AN2031

Pada article ini kita akan membahas modul RF buatan HOPERF.

Modul RFM adalah modul transceiver yang bekerja pada frekwensi 315, 433, 868, 915 MHz.
Modul ini menggunakan antarmuka SPI untuk berkomunikasi dengan microcontroller guna mengatur parameter-parameter modul untuk dapat bekerja dan juga komunikasi.

Detail article ini dapat di lihat di sini

Komunikasi USB/RS232 melalui frekwensi 2.4 GHz dengan SST-10

Wednesday, September 10th, 2008

AN2027

Pada artikel lalu telah di bahas tentang komunikasi data anatara 2 buah komputer melalui Frekuensi 2,4 GHz dengan menggunakan modul SST-10 ( delta subsystem ). Dalam artikel ini akan dibahas apilksi dari SST-01 untuk komunikasi antara DST-R8C ( Delta Sytem Tool For Renesas R8C Tiny ) dan komputer, aplikasi ini dapat dikembang kan lebih lanjut menjadi data loger atau sistem kontrol.

Detail article dapat di lihat di sini

AN2028

Ada banyak aplikasi pengendali peralatan rumah tangga. Terdapat berbagai macam cara untuk mengendalikan peralatan tersebut antara lain yang telah banyyak beredar adalah pengendali peralatan rumah tangga melalui jalur telephone, RS485 , Hand phone dan infra merah. Pada artikel ini akan di bahas penggunaan modul SST-10 untuk aplikasi pengendali peralatan rumah tangga. SST-10 USB/232 RF MODEM adalah merupakan salah satu sub system produksi Delta Electronic yang berfungsi untuk mengirimkan data dari port USB ataupun serial RS232 (level TTL) melalui gelombang radio frekwensi 2.4 – 2.54 GHz. Proses pengiriman data dapat dilakukan dengan menggunakan format Delta Subsystem Protocol atau per byte secara bebas.

Detail article dapat di lihat di sini

Software pendukung

Modul pendukung

Infrared Remote Control Extender dengan menggunakan Modul IR-8510, TLP916A dan RLP916A

Tuesday, September 9th, 2008

AN0113

Teknologi infrared dalam aplikasi remote control saat ini sudah banyak dijumpai pada berbagai macam perangkat elektronik. Namun sampai saat ini, infrared mempunyai keterbatasan untuk pengendalian pada jarak yang sangat jauh ataupun menembus dinding. Contohnya pada presentasi di panggung yang luas di mana jarak presenter dan power point projector berada pada posisi yang sangat jauh, atau pada pengendalian peralatan rumah tangga menggunakan remote control sony seperti yang dibahas pada article AN0083

Dengan adanya Infrared Remote Control Extender ini, maka pengendalian peralatan menggunakan infrared remote control dapat dilakukan pada jarak yang lebih jauh dan bahkan dapat menembus tembok.

Prinsip kerja dari Infrared Remote Control Extender ini adalah mengubah sinyal infrared menjadi gelombang radio dengan frekwensi UHF sehingga transmisi data dapat dilakukan pada jarak yang cukup jauh dan diterima dengan penerima UHF serta kembali diubah menjadi sinyal-sinyal infrared. Frekwensi UHF 916 MHz digunakan untuk menghindari adanya noise-noise dari frekwensi radio lainnya.

Detail article dapat di lihat di sini

Modul pendukung

Kendali Alat Jarak Jauh Menggunakan Remote Infra Merah Dan RF

Tuesday, September 9th, 2008

AN0112

Pada artikel sebelumnya, telah dibahasa contoh aplikasi pengendali peralatan rumah tangga. Terdapat berbagai macam cara untuk mengendalikan peralatan tersebut antara lain yang telah dicontohkan pada aplikasi sebelumnya adalah pengendali peralatan rumah tangga melalui jalur telephone dan RS485. Selain itu juga telah dicontohkan pula proses pengendalian peralatan rumah tangga dilakukan dengan menggunakan jalur infra merah.

Menggunakan infra merah lebih praktis untuk penggunaan secara indoor (dalam ruangan), karena portabilitas remote control yang membuat pengguna dapat dengan mudah mengendalikan peralatan dari sudut-sudut ruangan manapun. Pengontrolan peralatan rumah tangga menggunakan remote infra merah mempunyai keterbatasan jika akan digunakan untuk outdoor, misalkan mengendalikan peralatan yang berada diluar ruangan atau rumah. Memang hal ini dapat diatasi dengan menggunakan kabel yang panjang untuk transmisi data, tetapi hal tersebut kurang praktis dan aman.

Oleh karena itu bila pada artikel sebelumnya menggunakan infra merah, maka pada pada artikel kali ini akan menggunakan infra merah dan RF. Dengan menggunakan media RF maka pengendali peralatan menggunakan remote infra tidak terbatas hanya dapat digunakan secara indoor saja, pengguna dapat dengan mudah mengendalikan peralatan yang berada dengan jarak yang relatif jauh atau bahkan diluar ruangan hanya dari dalam ruangan rumahnya.

Detail article dapat di lihat di sini

Modul pendukung

Software pendukung

Kunci Digital Menggunakan RFID

Tuesday, September 9th, 2008

AN0111

Pada artikel yang lalu telah dibahas mengenai Radio Frequency Identification (RFID), sebagai gambaran RFID adalah suatu metoda penyimpan dan mengambil kembali data digital melalui gelombang radio dengan frekuensi tertentu menggunakan suatu peralatan yang disebut RFID tags atau transponders. Data yang ditransmisikan pada umumnya adalah kode-kode yang bertujuan untuk identifikasi suatu obyek tertentu. RFID tags pada umumnya dapat berupa benda yang sangat kecil sehingga dapat dengan mudah digabungkan dengan benda-benda lain.

Detail article dapat di lihat di sini

Software pendukung

Modul pendukung

Sistem Logger Suhu menggunakan komunikasi gelombang radio

Tuesday, September 9th, 2008

AN2007

Aplikasi kali ini membahas tentang Sistem Logger Suhu menggunakan komunikasi gelombang radio.

Detail article dapat di lihat di sini

Software pendukung

Modul pendukung