Archive for the ‘Memory’ Category

Fasilitas-fasilitas tambahan pada Modul DST-51 V3.7

Tuesday, February 16th, 2010

AN0158

Artikel berikut ini membahas mengenai fasilitas-fasilitas tambahan Modul DST-51 V3.7 selain berfungsi sebagai Development System.

Modul DST-V3.7 juga dapat berfungsi sebagai:

- Backup data UV EPROM

- I2C Serial EEPROM Copier

- Pemeriksa jalur PCB

Detail aplikasi dapat didownload di sini

Software pendukung dapat didownload di sini

Modul-modul yang digunakan adalah:

- Keypad 4×4

- Modul LCD M1632

- DST-51 Pro 2 USB

- SEE-24

Menggunakan Internal EEPROM ATMEGA 128

Friday, April 3rd, 2009

AN0154

ATMEGA 128 (AVR) adalah mikrokontroler yang telah dilengkapi EEPROM sebesar 4Kbyte didalam chipnya. EEPROM ini terpisah dari flash memory AVR, dan dapat ditulis, baca per byte. Untuk dapat mengakses EEPROM ini perlu mengatur register-register dan fuse bit. Untuk mencegah kesalahan dalam penulisan dan pembacaan EEPROM diusahakan power supply yang digunakan cukup stabil.

Saat pembacaan EEPROM mikrokontroler berhenti selama 4 cycle clock sebelum mengerjakan perintah berikutnya dan untuk menulis EEPROM mikrokontroler berhenti selama 2 cycle clock sebelum mengerjakan perintah berikutnya.

Register-register yang perlu diatur adalah :

EEPROM address register

EEPROM data register

Detail article dapat di lihat di sini

Modul pendukung :

Software pendukung:

Akses I2C serial EEPROM pada SC-AVR

Friday, September 5th, 2008

AN0071

I2C Serial EEPROM adalah merupakan Serial EEPROM yang diakses dengan teknologi komunikasi serial yang ditemukan oleh Philips pada tahun 1992 dan direvisi hingga versi 2.1 yang terbaru pada tahun 2000. Memori ini adalah merupakan memori eksternal yang cukup efektif bagi mikrokontroler-mikrokontroler yang membutuhkan ekstra memori. Hal ini disebabkan karena I2C Serial EEPROM hanya membutuhkan 2 jalur I/O saja sehingga mereduksi pemakaian I/O mikrokontroler. ATMega8515 mempunyai 512 byte Internal EEPROM, namun sering kali kita membutuhkan memori dengan kapasitas yang lebih besar sehingga dibutuhkan memori eksternal sebagai media penyimpanan data.

Detail article dapat di lihat di sini

Software pendukung

  • SEEAVR

Modul pendukung

  • SC-AVR Single Chip AVR Sistem

Penggunaan Modul DST-52 dan SEE-24 sebagai peng-copy I2C serial EEPROM dengan tampilan M1632 LCD

Tuesday, September 2nd, 2008

AN0056

Memori Serial EEPROM seringkali kita jumpai pada peralatan-peralatan elektronik yang baru. Kerusakkan atau kacaunya data pada memori tersebut akan mengakibatkan peralatan elektronik menjadi tidak bekerja sebagaimana mestinya. Berbeda dengan komponen-komponen elektronik lainnya, Serial EEPROM ini seringkali sudah terisi dengan data atau program tertentu oleh pabrik sehingga teknisi tidak dapat dengan mudah menggantikan memori ini dengan memori yang dijual di pasaran di mana memori tersebut biasa terjual dalam keadaan kosong. Untuk mengatasi hal-hal tersebut, backup data/program sangat diperlukan sehingga memori backup dapat secara langsung digunakan untuk menggantikan memori yang rusak.

Detail article dapat di lihat di sini

Software pendukung

Modul pendukung

Teknik Akses I2C Serial EEPROM oleh Modul DST-51/2 dan Modul SEE-24

Tuesday, September 2nd, 2008

AN0055

Serial EEPROM tipe 24xx adalah merupakan memori serial yang menggunakan teknologi I2C di mana dengan adanya penggunaan teknologi tersebut, jumlah I/O yang digunakan untuk meng-akses memori tersebut semakin sedikit. Hal ini sangat bermanfaat bagi sebuah sistem yang memerlukan banyak I/O. Penggunaan I/O yang semakin sedikit untuk mengakses memori, akan menyediakan lebih banyak I/O yang dapat digunakan untuk keperluan lain.

Detail article dapat di lihat di sini

Modul pendukung

Backup dan Copy EPROM dengan menggunakan DST-52

Tuesday, September 2nd, 2008

AN051

Pada system-sistem berbasis mikrokontroler ataupun mikroprosesor, memori EPROM seringkali dijumpai. Terutama pada system elektronik lama yang membutuhkan memori di luar mikrokontroler atau system elektronik yang membutuhkan memori program yang cukup besar, memori ini seringkali dijumpai sebagai media penyimpanan program.

EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) adalah sebuah ROM yang dapat diprogram ulang dan dihapus. Berdasarkan proses pengisiannya terdapat dua jenis EPROM, yaitu UV EPROM dan EEPROM. UV EPROM (Ultraviolet EPROM) membutuhkan cahaya ultraviolet untuk menghapus data yang ada di dalamnya, sedangkan EEPROM (Electrical EPROM) yang hanya menggunakan aliran listrik saja dalam menghapus atau mem-program ulang isinya.

Detail Article dapat di lihat di sini

Modul pendukung