Archive for the ‘Instrument’ Category

Penghitung Obyek pada Sistem Roda Berjalan dengan menggunakan D-Sonar

Friday, March 27th, 2009

Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai penghitung obyek atau barang pada sistem roda berjalan atau conveyor yang menggunakan teknologi infrared. Namun teknik ini tidak dapat berjalan dengan baik apabila obyek yang dihitung berupa botol atau benda-benda yang tembus pandang sehingga infrared tentu akan mengalami kekeliruan dalam pendeteksian.

Detail article dapat di lihat di sini

Modul pendukung :

Proses pengambilan data sensor dari DQI-04 (Wireless Sensor)

Wednesday, January 14th, 2009

AN0145

Modul DQI-04 adalah merupakan modul Data Aquistion yang dilengkapi dengan rangkaian pengkondisi signal standard instrumentasi dan ADC dengan resolusi 15 bit. Untuk memperoleh nilai data yang diproses oleh ADCnya, dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu:

  • Melalui Port UART dengan menggunakan UART mikrokontroler atau PC
  • Melalui jalur RF dengan menggunakan SST-10
  • Melalui jalur RF dengan menggunakan DX-24

Detail Article dapat di lihat di sini

Software pendukung :

Modul pendukung :

Aplikasi Pengukur Jarak Menggunakan DST-52 dan D-Sonar

Friday, January 9th, 2009

AN0146
Pengukuran jarak terhadap suatu obyek merupakan aplikasi yang seringkali dijumpai di dunia elektronika. Aplikasi ini dibutuhkan pada robot yang hendak mengetahui jarak antara robot terhadap obyek atau sebagai sensor proximity yang menghitung berapa obyek yang melalui conveyor.

Listing program dapat didownload di sini
revisi 11/05/10

Detail article dapat di lihat di sini

Modul pendukung :


Source Code AN0146.zip

    Voltmeter Digital Dengan menggunakan DST-AVR ProV3.7

    Tuesday, November 11th, 2008

    AN1005

    Voltmeter adalah alat instrumentasi yang paling sering digunakan oleh praktisi elektronika, voltmeter ada 2 jenis, yakni voltmeter analog dan voltmeter digital.kedua jenis voltmeter tersebut mempunyai fungsi sama, yang membedakan adalah tampilannya, jika voltmeter analog menggunakan jarum penunjuk sedangkan voltmeter digital menggunakan LCD ( liquid crystal display ).

    Dalam artikel ini akan dibahas tentang voltmeter yang mempunyai tampilan digital yaitu tampilan di LCD, dimana dalam artikel ini digunakan AVR Atmega8535 dengan bahasa pemrograman C. Dengan bahasa C, dapat digunakan Code Vision AVR C kompiler(CVAVR) sebagai kompiler bahasa C. Dalam CVAVR juga terdapat program generator, sehingga dapat membuat program lebih cepat. seperti pembuatan program inisialisasi ADC.

    Detail article dapat di lihat di sini

    Ampermeter Digital Dengan menggunakan DST-37

    Tuesday, November 11th, 2008

    AN1006

    Mikrokontroler AVR Atmega8535 sudah dilengkapi dengan beberapa fitur ADC seperti resolusi 10/8 bit , 8 chanel input yang terletak di PORTA, dan 0-VCC input ADC, jadiĀ  input yang berupa tegangan 0 sampai 5 volt dapat langsung di hubungkan ke mikrokontroler ini melaui salah satu kanal ADC. Dalam menggunakan DST-37, harus menggunakan soket konverter untuk mengkonversi pin-pin 8515 ke 8535.

    Pada aplikasi ini, digunakan modul sensor arus DCS-01(Delta Current Sensing) dan untuk menghitung besaran nilai arus yang lewat melalui beban maka modul ini dapat juga dihubungkan ke ADC seperti modul AD-0809, DST-37, DST-R8C atau DQI-02. dalam hal ini, digunakan modul DST-37 menggunakan AVR Atmega8535.

    Detail article dapat di lihat di sini

    Wattmeter Digital Dengan menggunakan DST-37

    Tuesday, November 11th, 2008

    AN1007

    Pada prinsip dasarnya, besarnya nilai daya didapat yaitu dari hasil perkalian antara nilai tegangan dengan nilai arus yang terhitung. Untuk menampilkan nilai daya yang didapat secara digital, maka dibuat aplikasi sederhana yaitu Wattmeter digital, dimana pada dasarnya menggunakan rumus dasar dari daya untuk menyusun programnya agar bisa ditampilkan di LCD. Untuk membuat aplikasi wattmeter ini, cukup dengan menggabungkan 2 aplikasi yang pernah dibuat, yaitu Voltmeter dan Ampermeter digital. Dari kedua aplikasi tersebut, akan didapatkan sebuah aplikasi wattmeter.

    Detail article dapat di lihat di sini

    Penggunaan DST R8C V3.0 untuk mendeteksi jarak dengan GP2D12

    Wednesday, September 10th, 2008

    AN2023

    GP2D12 Adalah sensor jarak yang berbasikan infra red, sensor ini dapat mendeteksi obyek dengan jarak 10 sampai 80 cm. Output dari GP2D12 adalah berupa tegangan analog. Agar GP2D12 dapat berhubungan dengan mikrokontroller di perlukan ADC ( Analog to Digital conventer ) yang berfungsi untuk mengkonversi output dari GP2D12 yang berupa Analog menjadi Digital. Saat ini telah banyak berkembang mikrokontroller yang sudah built-in ADC, salah satunya adalah R5F2113 ( R8C/Tiny series ) keluaran dari Renesas corp. Jadi antara GP2D12 dan mikrokontroler dapat dihubungkan secara langsung.tanpa menggunakan ADC eksternal lagi .

    Detail article dapat di lihat di sini

    Software pendukung

    Modul pendukung

    Penggunaan DCS-01 dan DQI-02 untuk pengukuran arus melalui Port USB

    Tuesday, September 9th, 2008

    AN0133

    Penggunaan DCS-01( Delta Current Sensor ) dan DQI-02 (Delta Acquisition Interface) untuk pengukuran Arus Beban AC/DC melalui Port USB PC
    Dalam pengukuran arus biasanya membutuhkan sebuah resistor shunt yaitu resistor yang dihubungkan secara seri pada beban yang berfungsi untuk mengubah aliran arus menjadi tegangan. Tegangan tersebut biasanya diumpankan ke current transformer terlebih dahulu sebelum masuk ke rangkaian pengkondisi sinyal.
    Teknologi hall effect yang diterapkan oleh Allegro menggantikan fungsi resistor shunt dan current transformer menjadi sebuah sensor dengan ukuran yang relatif jauh lebih kecil. Aliran arus listrik yang mengakibatkan medan magnet dan menginduksi bagian dynamic offset cancellation dari ACS706ELC-2.

    Detail article dapat di lihat di sini

    Modul Pendukung

    Counter barang dengan modul SPD-751

    Monday, September 8th, 2008

    AN0084

    Bila pada edisi sebelumnya kita telah membahas aplikasi penghitung barang dalam roda berjalan (konveyor) dengan menggunakan Modul DST-52 dan Hitachi M1632 LCD sebagai penampil, maka kali ini aplikasi akan dibangun dengan menggunakan Modul SPD-751. Pada dasarnya modul SPD-751 didisain sebagai modul penampil seven segment yang dapat diakses baik melalui serial maupun parallel. Namun pada aplikasi ini, pengguna dapat menggantikan AT89C2051 yang berisi program penampil seven segment dengan AT89C2051 lain yang telah terisi program penghitung barang.

    Detail article dapat di lihat di sini

    Software pendukung

    Modul pendukung

    • DST-52 Development System AT8952

    Pengaturan kecepatan motor dengan PC oleh DST-52

    Monday, September 8th, 2008

    AN0082

    Penggunaan motor DC dewasa ini sudah sangatlah umum, salah satu kelebihan motor DC adalah relatif gampang didapat dan mudah diatur kecepatan putarnya. Secara umum pengaturan kecepatan motor DC adalah dengan menggunakan cara analog. Pada artikel kali ini akan dibahas contoh cara mengatur kecepatan motor DC dengan menggunakan mikrokontroller.

    Detail article bisa di lihat di sini

    Software pendukung

    Modul pendukung