Archive for the ‘Infrared’ Category

AN-0191 Sistem Alarm Rumah berbasis MMS dilengkapi dengan Camera Interface

Sunday, November 11th, 2012

Pada sistem keamanan, seringkali informasi yang kita butuhkan bukan hanya merupakan pesan informasi saja namun juga keadaan di mana terjadinya alarm tersebut. Untuk mengetahui secara visual mengenai keadaan tempat terjadinya alarm dilakukan dengan menggunakan camera.

Ponsel atau handphone saat ini adalah merupakan perangkat yang selalu berada di dekat pemiliknya sehingga perangkat ini adalah merupakan media yang paling tepat untuk menyampaikan informasi. Untuk data berupa informasi teks dapat dikirim melalui SMS atau Short Message Service. Namun untuk data berupa gambar maka informasi dapat dikirimkan melalui MMS atau Multimedia Messaging Service yaitu merupakan layanan pengiriman pesan dalam bentuk multimedia di mana selain gambar, layanan ini sebetulnya juga dapat digunakan untuk mengirim video, audio dan lain-lain

Modul SIM5216 dalam hal ini adalah merupakan modul gsm modem yang dilengkapi dengan camera interface dan analog input dalam hal ini dapat digunakan sebagai bagian pengolah data kamera menjadi MMS.

SIM5216 juga memiliki analog input sehingga sensor suhu yang memiliki keluaran berupa tegangan analog dapat dihubungkan pada input tersebut. Sensor suhu yang digunakan adalah LM35 yaitu sensor suhu dengan range 0 -100ºC dan kenaikan suhu 10mV / ºC dan ketelitian 0.5ºC.

Sensor ini terhubung pada bagian analog input dari Modul SIM5216 yang memiliki resolusi 8 bit dan range tegangan input dari 0 – 2.65V sehingga dapat menerima tegangan analog keluaran sensor LM35 di mana tegangan maksimalnya (suhu 100ºC) adalah 1V.

Modul SIM5216 ini telah dilengkapi antarmuka kamera sehingga modul ini dapat mengambil gambar kondisi sekitar dan langsung mengirimkan melalui MMS.

Sebelum melakukan capture gambar sistem ini harus mengetahui kapan proses capture tersebut dilakukan. Proses capture dilakukan pada saat ada sensor yang aktif mendeteksi obyek atau suatu kondisi yang tidak diinginkan.

Pada aplikasi ini terdapat sensor suhu, sensor ultrasonic, sensor infrared dan sensor asap. Sensor suhu dan asap berfungsi untuk mendeteksi adanya bahaya kebakaran. Pada saat suhu melebihi nilai tertentu maka hal ini dianggap adanya panas dari api sehingga sistem akan melakukan capture dan mengirimkan foto tersebut dalam MMS. Nilai tersebut diatur oleh mikrokontroler sebagai pengolah data. Jadi mikrokontroler akan mengambil nilai suhu melalui analog input SIM5216 dan dibandingkan dengan nilai suhu yang tersimpan dalam program.

Selain suhu, kondisi kebakaran juga dideteksi dengan menggunakan sensor asap yang mengeluarkan pulsa saat asap terdeteksi. Pulsa tersebut akan diterima oleh sistem mikrokontroler (dalam hal ini adalah DST-51) yang akan memerintahkan SIM5216 untuk melakukan capture foto dan mengirimkan via MMS.

Untuk mendeteksi obyek digunakan dua jenis sensor yaitu ultrasonic dan infrared. Sensor ultrasonic mendeteksi obyek yang ada di depan sensor, sedangkan infrared mendeteksi obyek yang memotong di antara pemancar dan penerima infrared.

Sensor ultrasonic lebih tepat dipasang di bagian di mana obyek terdeteksi dari depan sensor seperti pada gambar berikut.

Sedangkan infrared digunakan untuk mendeteksi obyek yang memotong antara pemancar dan penerima. seperti pada gambar berikut.

Untuk ultrasonic, sensor yang digunakan adalah Modul D-Sonar yaitu sensor ultrasonic Produksi Delta Electronic yang dapat mengirimkan data jarak dalam bentuk UART maupun echo.

Pulsa echo ini akan dikirim ke DST-51 sebagai indikasi bahwa ada obyek yang lewat di depan sensor.

Sedangkan untuk infrared dapat digunakan dua jenis sensor. Sensor yang pertama adalah DSF-01 V3. Apabila aplikasi yang anda buat hanya untuk keperluan miniatur saja maka modul ini lebih sesuai mengingat harganya yang cukup ekonomis. Namun posisi LED infrared dan receiver dari modul tersebut harus sedikit dimodifikasi sebagai berikut.

Output dari sensor ini berupa kondisi logic akan diterima oleh DST-51 dan dideteksi sebagai adanya obyek saat obyek tersebut memotong pancaran infrared dari pemancar dan penerima.

Apabila untuk aplikasi sesungguhnya lebih baik menggunakan sensor infrared yang memiliki jarak lebih jauh seperti pada Infrared Beam Sensor

Berikut adalah algoritma kerja sistem dalam diagram alir yang menggambarkan proses kerja program dalam mikrokontroler DST-51

Pada diagram alir tersebut terdapat dua aliran, yang pertama adalah program utama yang bekerja mendeteksi kondisi-kondisi sensor. Saat salah satu sensor mendeteksi ada obyek atau kebakaran maka program akan langsung mengirimkan foto dalam bentuk MMS beserta teks yang menunjukkan informasi sensor apa yang aktif sehingga pengguna dapat mengetahui jenis sensor yang aktif dari MMS yang diterima di HP.

Diagram alir kedua adalah interupsi serial yang mendeteksi pesan SMS yang dikirim oleh pengguna melalui HP dan diterima oleh SIM5216. Pesan ini diteruskan ke DST-51 dan apabila pesan tersebut berisi SMS “ambilfoto” maka DST-51 akan memerintahkan SIM5216 untuk mengirimkan foto. Bagian ini digunakan apabila pengguna ingin melihat kondisi melalui camera setiap saat.

Agar sistem yang dirangkai dapat bekerja sesuai diagram alir tersebut maka program atau source code perlu diisikan ke dalam DST-51 terlebih dahulu.

Lebih detail mengenai cara untuk download program ke DST-51 dapat dilihat di AN0160.

Petunjuk Penggunaan:

  1. Rangkai sistem sesuai wiring diagram
  2. Apabila DST-51 belum terisi program aplikasi ini, maka download source code (file hex) ke DST-51 dengan teknik yang ada di AN0160
  3. Apabila pengguna ingin memonitor komunikasi SIM5216 dengan DST-51 dapat dilakukan dengan menggunakan Modul DU-232
  4. Apabila pertama kali penggunaan DU-232 di PC atau laptop maka lakukan instalasi driver seperti yang dijelaskan pada link berikut
  5. Buka software hyperterminal dan arahkan COM sesuai COM yang terdeteksi driver Modul DU-232.
  6. Atur baudrate 115200 bps 8 N 1
  7. Komunikasi data antara SIM5216 dan DST-51 akan tampak dalam bentuk AT Command pada layar hyperterminal saat power supply diaktifkan
  8. Coba aktifkan salah satu sensor dan MMS akan terkirim ke HP anda. Pastikan nomor HP anda telah tertulis di baris 1227, label PesanMMSRecp dari file mms.asm pada source code. Bila belum ubah nomor HP yang ada dan lakukan assembly seperti dijelaskan pada an0160 sehingga terbentuk file hex baru dan download kembali ke DST-51
  9. Untuk mengaktifkan sensor suhu dapat dilakukan dengan mendekatkan ujung solder, untuk sensor asap dengan meniupkan asap, untuk sensor ultrasonik dengan mendekatkan obyek ke sensor dan untuk infrared dengan memotong pancaran sinar pemancar dan penerima infrared.
  10. Anda juga dapat mencoba mengambil foto dengan cara mengirimkan SMS “ambilfoto” (tanda ” tidak termasuk dan case tidak sensitive) ke Simcard yang ada di SIM5216
  11. DST-51 akan memerintahkan SIM5216 mengambil foto dan mengirimkan via MMS.  Penulis: Paulus Andi Nalwan, Delta Electronic

Modul-modul yang digunakan:

Wiring Diagram dapat didownload di sini

Source Code yang digunakan dapat didownload di sini

Robot yang di program oleh window parameter melalui infra red

Wednesday, September 10th, 2008

AN0134

Aplikasi ini membahas tentang robot robot automatic yang sifatnya progammable dan gerakannya dapat di progran melalui PC secara visual

Detail article dapat di lihat di sini

Penggunaan DST R8C V3.0 untuk mendeteksi jarak dengan GP2D12

Wednesday, September 10th, 2008

AN2023

GP2D12 Adalah sensor jarak yang berbasikan infra red, sensor ini dapat mendeteksi obyek dengan jarak 10 sampai 80 cm. Output dari GP2D12 adalah berupa tegangan analog. Agar GP2D12 dapat berhubungan dengan mikrokontroller di perlukan ADC ( Analog to Digital conventer ) yang berfungsi untuk mengkonversi output dari GP2D12 yang berupa Analog menjadi Digital. Saat ini telah banyak berkembang mikrokontroller yang sudah built-in ADC, salah satunya adalah R5F2113 ( R8C/Tiny series ) keluaran dari Renesas corp. Jadi antara GP2D12 dan mikrokontroler dapat dihubungkan secara langsung.tanpa menggunakan ADC eksternal lagi .

Detail article dapat di lihat di sini

Software pendukung

Modul pendukung

Decoder/Encoder UART ke IrDA Menggunakan IrDA Kontroller

Tuesday, September 9th, 2008

AN0118

Kadangkala suatu ketika pengguna merasa kesulitan dalam menghubungkan suatu peralatannya dengan peralatan lainya, misalnya tidak adanya kabel data atau kesulitan akan konektor yang digunakan. Hal ini tidak akan dijumpai jika peralatan yang digunakan telah menggunakan standar protokol IrDA.Salah satu keunggulan dari transmisi data menggunakan IrDA adalah kemampuannya mengirimkan data serial tanpa menggunkan kabel. Penggunaan standar protokol IrDA untuk komunikasi data serial telah berkembang luas, terutama bagi peralatan yang mempunyai tingkat mobilitas tinggi, misalnya handphone, laptop dan sebangsanya. Dengan menggunakan IrDA pengguna tidak perlu repot-repot untuk membawa-bawa kabel data untuk peralatannya, dan tidak perlu bingung dengan konektor yang digunakan. Mengirim dan menerima data menggunakan IrDA memerlukan beberapa peralatan dan menggunakan protokol komunikasi tersendiri. Standar protokol dan hardware yang diperlukan ditentukan oleh spesifikasi standar IrDA.

Detail article dapat di lihat di sini

Infrared Remote Control Extender dengan menggunakan Modul IR-8510, TLP916A dan RLP916A

Tuesday, September 9th, 2008

AN0113

Teknologi infrared dalam aplikasi remote control saat ini sudah banyak dijumpai pada berbagai macam perangkat elektronik. Namun sampai saat ini, infrared mempunyai keterbatasan untuk pengendalian pada jarak yang sangat jauh ataupun menembus dinding. Contohnya pada presentasi di panggung yang luas di mana jarak presenter dan power point projector berada pada posisi yang sangat jauh, atau pada pengendalian peralatan rumah tangga menggunakan remote control sony seperti yang dibahas pada article AN0083

Dengan adanya Infrared Remote Control Extender ini, maka pengendalian peralatan menggunakan infrared remote control dapat dilakukan pada jarak yang lebih jauh dan bahkan dapat menembus tembok.

Prinsip kerja dari Infrared Remote Control Extender ini adalah mengubah sinyal infrared menjadi gelombang radio dengan frekwensi UHF sehingga transmisi data dapat dilakukan pada jarak yang cukup jauh dan diterima dengan penerima UHF serta kembali diubah menjadi sinyal-sinyal infrared. Frekwensi UHF 916 MHz digunakan untuk menghindari adanya noise-noise dari frekwensi radio lainnya.

Detail article dapat di lihat di sini

Modul pendukung

Pengaturan Kecepatan Motor DC pada DST-R8C

Tuesday, September 9th, 2008

AN2010

Pengaturan Kecepatan Motor DC pada DST-R8C
Pada artikel ini dibahas bagaimana Modul DST-R8C mengatur kecepatan Motor DC dengan menggunakan remote sony.

Detail article dapat di lihat di sini

Software pendukung

Modul pendukung

Kendali Alat Jarak Jauh Menggunakan Remote Infra Merah Dan RF

Tuesday, September 9th, 2008

AN0112

Pada artikel sebelumnya, telah dibahasa contoh aplikasi pengendali peralatan rumah tangga. Terdapat berbagai macam cara untuk mengendalikan peralatan tersebut antara lain yang telah dicontohkan pada aplikasi sebelumnya adalah pengendali peralatan rumah tangga melalui jalur telephone dan RS485. Selain itu juga telah dicontohkan pula proses pengendalian peralatan rumah tangga dilakukan dengan menggunakan jalur infra merah.

Menggunakan infra merah lebih praktis untuk penggunaan secara indoor (dalam ruangan), karena portabilitas remote control yang membuat pengguna dapat dengan mudah mengendalikan peralatan dari sudut-sudut ruangan manapun. Pengontrolan peralatan rumah tangga menggunakan remote infra merah mempunyai keterbatasan jika akan digunakan untuk outdoor, misalkan mengendalikan peralatan yang berada diluar ruangan atau rumah. Memang hal ini dapat diatasi dengan menggunakan kabel yang panjang untuk transmisi data, tetapi hal tersebut kurang praktis dan aman.

Oleh karena itu bila pada artikel sebelumnya menggunakan infra merah, maka pada pada artikel kali ini akan menggunakan infra merah dan RF. Dengan menggunakan media RF maka pengendali peralatan menggunakan remote infra tidak terbatas hanya dapat digunakan secara indoor saja, pengguna dapat dengan mudah mengendalikan peralatan yang berada dengan jarak yang relatif jauh atau bahkan diluar ruangan hanya dari dalam ruangan rumahnya.

Detail article dapat di lihat di sini

Modul pendukung

Software pendukung

Aplikasi Pengukur Ketinggian Air Mengunakan Modul Sensor InfraRed Object Detector

Monday, September 8th, 2008

AN0097

Pada tempat-tempat penampungan air seringkali diperlukan suatu mekanisme untuk mengetahui ketinggian permukaan air. Seringkali mekanisme tersebut masih berupa cara-cara manual, semisal dengan melihat dan melakukan pengukuran langsung pada tempat penampungan air tersebut. Mungkin cara tersebut merupakan cara yang paling sederhana dan gampang, tetapi akan sedikit sulit jika misalnya letak penampungan air tersebut sulit dijangkau manusia, misalnya diatas atap bangunan atau jika malam hari dan penerangan sekitar penampungan tersebut kurang. Sehingga kadang-kadang diperlukan suatu mekanisme pengukur ketinggian permukaan air secara otomatis, salah satunya dengan membuat semacam sensor pengukur ketinggian air. Sensor ini kemudian dipasangkan pada penampung air teresebut. Tampilan untuk melihat hasil pengukuran sensor tersebut tidak perlu dekat dengan sensor, dapat ditempatkan di tempat lain sesuai kebutuhan, sehingga hasil pengukuran dapat dilihat setiap saat dengan mudah.

detail article dapat di lihat di sini

Software

Modul pendukung

Aplikasi Modul InfraRed Object Detector Sebagai Sensor Alarm

Monday, September 8th, 2008

AN0095

Pada artikel kali ini akan dibahas contoh aplikasi lain dari modul infrared object detector.Walaupun jenis modul yang digunakan adalah sama tetapi tipenya berbeda. Pada aplikasi pengukur jarak menggunakan modul infrared object detector yang memang dikususkan untuk mengukur jarak. Maka pada aplikasi ini menggunakan modul infrared object detector yang memang dikususkan untuk mendeteksi keberadaan object didepannya.

Detail article dapat di lihat di sini

Software

Modul pendukung

Aplikasi Modul InfraRed Object Detector Sebagai Pengukur Jarak

Monday, September 8th, 2008

AN0094

Pada artikel kali ini akan dicontohkan cara penggunaan salah satu dari modul sensor tersebut. Modul sensor yang digunakan adalah modul sensor InfraRed Object Detector, yaitu modul sensor pendeteksi benda dengan menggunakan infra merah. Contoh aplikasi dari modul sensor ini adalah sebagai pengukur jarak.

Modul-modul yang digunakan pada aplikasi pengukur jarak ini adalah modul sensor InfrRed Object Detector, modul OP-01, modul ADC0809, modul DST-52 dan modul LCD. Jarak yang diukur adalah jarak antara obyek dengan sensor. Prinsip kerja dari aplikasi ini adalah mendeteksi keberadaan obyek didepan sensor dan menghitung berapa jauh jarak obyek tersebut.

Detail article dapat di lihat di sini

Software

Modul pendukung