by paulus andi
AN0141
Berbeda dengan motor DC dan motor Stepper, motor servo adalah sebuah motor dengan sistem umpan balik tertutup di mana posisi dari motor akan diinformasikan kembali ke rangkaian kontrol yang ada di dalam motor servo. Motor ini terdiri dari sebuah motor DC, serangkaian gear, potensiometer dan rangkaian kontrol.
Potensiometer berfungsi untuk menentukan batas sudut dari putaran servo. Sedangkan sudut dari sumbu motor servo diatur berdasarkan lebar pulsa yang dikirim melalui kaki sinyal dari kabel motor. Tampak pada gambar dengan pulsa 1.5 mS pada periode selebar 2 mS maka sudut dari sumbu motor akan berada pada posisi tengah. Semakin lebar pulsa OFF maka akan semakin besar gerakan sumbu ke arah jarum jam dan semakin kecil pulsa OFF maka akan semakin besar gerakan sumbu ke arah yang berlawanan dengan jarum jam.
Detail article dapat di lihat di sini
by paulus andi
AN0140
Joystick PS2 adalah sebuah media pengendali robot yang cukup handal. Dibandingkan dengan PC Keyboard yang kurang fleksibel dan keypad yang mempunyai jumlah tombol terbatas media ini jauh lebih sesuai. Namun berbeda dengan PC Keyboard maupun keypad, joystick membutuhkan masukkan perintah terlebih dahulu untuk mengirimkan datanya.
Pada saat mikrokontroler ingin mengambil data dari joystick maka mikrokontroler harus memberitahu joystick bahwa datanya akan diambil dengan memberikan logika 0 pada pin ATT dan mengirimkan data sebagai perintah mulai atau start command (0×01).
Setelah perintah mulai diterima oleh joystick maka joystick akan mengirim data yang menunjukkan ID dari joystick ( 0×41 untuk joystik digital dan 0×73 untuk joystick analog red mode ). Pada saat yang bersamaan dengan josytick mengirim ID mikrokontroler juga mengirim data ( 0×42 ) untuk meminta data dari joystick
Saat data ( 0×42 ) diterima maka joystick akan membalas dengan mengirimkan data ( 0×52 ) sebagai pemberitahuan bahwa data akan segera dikirim.
Setelah itu joystik mengirimkan data 6 x 8 bit yang berisi informasi tombol mana saja yang ditekan ( semua tombol adalah aktif low ).
Detail article dapat di lihat di sini
by paulus andi
AN1005
Voltmeter adalah alat instrumentasi yang paling sering digunakan oleh praktisi elektronika, voltmeter ada 2 jenis, yakni voltmeter analog dan voltmeter digital.kedua jenis voltmeter tersebut mempunyai fungsi sama, yang membedakan adalah tampilannya, jika voltmeter analog menggunakan jarum penunjuk sedangkan voltmeter digital menggunakan LCD ( liquid crystal display ).
Dalam artikel ini akan dibahas tentang voltmeter yang mempunyai tampilan digital yaitu tampilan di LCD, dimana dalam artikel ini digunakan AVR Atmega8535 dengan bahasa pemrograman C. Dengan bahasa C, dapat digunakan Code Vision AVR C kompiler(CVAVR) sebagai kompiler bahasa C. Dalam CVAVR juga terdapat program generator, sehingga dapat membuat program lebih cepat. seperti pembuatan program inisialisasi ADC.
Detail article dapat di lihat di sini
by paulus andi
AN1006
Mikrokontroler AVR Atmega8535 sudah dilengkapi dengan beberapa fitur ADC seperti resolusi 10/8 bit , 8 chanel input yang terletak di PORTA, dan 0-VCC input ADC, jadi input yang berupa tegangan 0 sampai 5 volt dapat langsung di hubungkan ke mikrokontroler ini melaui salah satu kanal ADC. Dalam menggunakan DST-37, harus menggunakan soket konverter untuk mengkonversi pin-pin 8515 ke 8535.
Pada aplikasi ini, digunakan modul sensor arus DCS-01(Delta Current Sensing) dan untuk menghitung besaran nilai arus yang lewat melalui beban maka modul ini dapat juga dihubungkan ke ADC seperti modul AD-0809, DST-37, DST-R8C atau DQI-02. dalam hal ini, digunakan modul DST-37 menggunakan AVR Atmega8535.
Detail article dapat di lihat di sini
by paulus andi
AN1007
Pada prinsip dasarnya, besarnya nilai daya didapat yaitu dari hasil perkalian antara nilai tegangan dengan nilai arus yang terhitung. Untuk menampilkan nilai daya yang didapat secara digital, maka dibuat aplikasi sederhana yaitu Wattmeter digital, dimana pada dasarnya menggunakan rumus dasar dari daya untuk menyusun programnya agar bisa ditampilkan di LCD. Untuk membuat aplikasi wattmeter ini, cukup dengan menggabungkan 2 aplikasi yang pernah dibuat, yaitu Voltmeter dan Ampermeter digital. Dari kedua aplikasi tersebut, akan didapatkan sebuah aplikasi wattmeter.
Detail article dapat di lihat di sini