by paulus andi
AN0160
Pada pemrograman mikrokontroler dibutuhkan sebuah software untuk editor, assembly / compiler dan downloader. Biasanya vendor-vendor mikrokontroler banyak menyediakan software-software tersebut, namun akan lebih mudah bagi programmer bila proses-proses tersebut terintegrasi dalam sebuah software yang biasa disebut IDE (Integrated Development Environment).
Pada artikel-artikel sebelumnya telah dibahas penggunaan JFE pada DST-51, di mana proses download program dilakukan melalui serial maupun ISP parallel. Saat ini telah diluncurkan DST-51 USB Version di mana proses pemrograman dilakukan melalui USB ISP oleh karena itu pada artikel ini akan dibahas mengenai setting JFE untuk mendownload program melalui USB port DST-51.

Detail artikel dapat didownload di sini
Modul pendukung
- Modul DST-51
by paulus andi
AN0159
Pada artikel ini akan dibahas fasilitas-fasilitas tambahan DST-51 selain sebagai Developement System yaitu:
- Universal Programmer untuk keluarga MCS-51 tipe C maupun S serta AVR
- Penampil isi Serial EEPROM

Detail aplikasi dapat didownload di sini
Modul yang digunakan adalah:
- Modul DST-Uniprog
by paulus andi
AN0158
Artikel berikut ini membahas mengenai fasilitas-fasilitas tambahan Modul DST-51 V3.7 selain berfungsi sebagai Development System.
Modul DST-V3.7 juga dapat berfungsi sebagai:
- Backup data UV EPROM
- I2C Serial EEPROM Copier
- Pemeriksa jalur PCB

Detail aplikasi dapat didownload di sini
Software pendukung dapat didownload di sini
Modul-modul yang digunakan adalah:
- Keypad 4×4
- Modul LCD M1632
- DST-51 Pro 2 USB
- SEE-24
by paulus andi
AN0127
Mikrokontroler apa yang cocok untuk saya?
Dengan maraknya variasi mikrokontroler yang ada saat ini, pertanyaan ini sering muncul di dalam pikiran pemula. Tidak ada patokan khusus mengenai mikrokontroler apa yang sesuai bagi pemula. Semua mikrokontroler dapat digunakan untuk pemula. Namun ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih mikrokontroler di mana setiap pengguna tentu memiliki pertimbangan yang berbeda-beda.
1. Apakah tujuan anda belajar mikrokontroler?
2. Apa saja dukungan yang ada pada mikrokontroler tersebut?
3. Aplikasi apa yang akan anda buat?

Detail mengenai hal ini dapat dilihat di sini
Modul yang digunakan adalah DST Multi Microcontroller Set
by paulus andi
AN0045
Aplikasi ini akan membahas bagaimana proses penampilan pesan sebanyak 1000 karakter pada layar M1632 LCD. Untuk menampilkan pesan sebanyak 1000 karakter pada layar LCD yang hanya menampung 32 karakter harus dilakukan dengan menggunakan proses pergeseran.Pada aplikasi ini, proses pergeseran dilakukan ke arah kiri maupun kanan di mana kendali dari proses ini dilakukan dengan menggunakan perintah-perintah yang dikirim oleh port serial ke Modul DST-51.

DST-51 Pro 2 USB
Detail aplikasi dapat didownload di sini
Aplikasi ini dirancang dengan menggunakan:
- Modul DST-51 Pro 2 USB
- Modul LCD M1632
by paulus andi
AN1002
AVR ATMega8515 memiliki port UART, yaitu komunikasi asinkron yang digunakan untuk antarmuka dengan PC Serial Port atau UART-UART mikrokontroler lainnya.
Detail artikel dapat didownload di sini
Informasi produk DST-AVR dapat dilihat di sini
Source code dapat didownload di sini
by paulus andi
AN0154
ATMEGA 128 (AVR) adalah mikrokontroler yang telah dilengkapi EEPROM sebesar 4Kbyte didalam chipnya. EEPROM ini terpisah dari flash memory AVR, dan dapat ditulis, baca per byte. Untuk dapat mengakses EEPROM ini perlu mengatur register-register dan fuse bit. Untuk mencegah kesalahan dalam penulisan dan pembacaan EEPROM diusahakan power supply yang digunakan cukup stabil.
Saat pembacaan EEPROM mikrokontroler berhenti selama 4 cycle clock sebelum mengerjakan perintah berikutnya dan untuk menulis EEPROM mikrokontroler berhenti selama 2 cycle clock sebelum mengerjakan perintah berikutnya.
Register-register yang perlu diatur adalah :
EEPROM address register

EEPROM data register

Detail article dapat di lihat di sini
Modul pendukung :
Software pendukung:
by paulus andi
AN0153
Setelah pada artikel sebelumnya membahas penggunaan uart dan timer pada ATMEGA 128, sekarang mencoba fungsi lain dari timer yaitu PWM (Pulse Width Modulator). PWM berguna untuk mengatur kecepatan motor DC dan juga untuk mengatur kecerahan led, tetapi fungsi PWM tidak hanya itu.
Pada prinsipnya PWM itu adalah mengatur lamanya penyalaan alat tersebut dalam satu satuan waktu yang sangat cepat, diatas 20Khz.

Detail article dapat di lihat di sini
Modul pendukung :
Software pendukung:
by paulus andi
AN0152
Setelah aplikasi sebelumnya membahas penggunaan timer, pada artikel kali ini membahas penggunaan UART0 dan UART1. Pada ATMEGA 128 2 UART dapat digunakan bersamaan. Pada DST-AVR Stamp sudah terdapat 2 konektor untuk serial yang kompatibel dengan kabel RS232 sehingga memudahkan penggunaannya karena tidak membutuhkan rangakaian level converter lagi untuk mengubah level tegangan 5V menjadi level RS232.

Detail article dapat di lihat di sini
Modul pendukung :
Software pendukung:
by paulus andi
AN0151
Pada artikel kali ini akan membahas penggunaan DST-128 AVR Stamp. Sebelum membahas lebih lanjut terlebih dahulu perlu diketahui spesifikasi dari DST-128 AVR Stamp ini.
Spesifikasi :
- 128 Kb Flash PEROM
- 4Kb EEPROM
- 4Kb SRAM
- On Chip Analog Comparator
- 8 Channel 10 bit ADC
- 2 8 bit PWM
- 6 PWM dengan resolusi programmable (2-16 bit)
- Dual Programmable UART
- SPI Interface
- Programmable Watchdog dengan On Chip Oscillator
- Adjustable VREF ADC
- 53 bit I/O
- Power On Reset dan Programmable Brown out detection
- Internal Calibrated RC Oscillator
- Paket termasuk Kabel ISP, CD dan Kabel RS232
Detail article dapat di lihat di sini
Modul pendukung :