Go to content Go to navigation Go to search

Fasilitas-fasilitas Tambahan DST-51 (2)

by paulus andi

AN0159

Pada artikel ini akan dibahas fasilitas-fasilitas tambahan DST-51 selain sebagai Developement System yaitu:

- Universal Programmer untuk keluarga MCS-51 tipe C maupun S serta AVR

- Penampil isi Serial EEPROM

Detail aplikasi dapat didownload di sini

Modul yang digunakan adalah:

- Modul DST-Uniprog

Belajar Mikrokontroler dengan menggunakan Delta System Tools (DST-Series)

by paulus andi

AN0127

Mikrokontroler apa yang cocok untuk saya?
Dengan maraknya variasi mikrokontroler yang ada saat ini, pertanyaan ini sering muncul di dalam pikiran pemula. Tidak ada patokan khusus mengenai mikrokontroler apa yang sesuai bagi pemula. Semua mikrokontroler dapat digunakan untuk pemula. Namun ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih mikrokontroler di mana setiap pengguna tentu memiliki pertimbangan yang berbeda-beda.
1. Apakah tujuan anda belajar mikrokontroler?

2. Apa saja dukungan yang ada pada mikrokontroler tersebut?

3. Aplikasi apa yang akan anda  buat?

Detail mengenai hal ini dapat dilihat di sini

Modul yang digunakan adalah DST Multi Microcontroller Set

Ampermeter Digital Dengan menggunakan DST-37

by paulus andi

AN1006

Setelah membuat voltmeter digital, selanjutnya akan dibuat aplikasi lainnya
yaitu ampermeter digital. Pada dasarnya, hampir sama dengan aplikasi voltmeter
digital, yaitu untuk menampilkan apa yang diukur di LCD. dalam ampermeter digital
ini, akan ditampilkan ke LCD berapa nilai arus yang digunakan oleh beban dan juga
tampilan berapa tegangan yang diukur.
Mikrokontroler AVR Atmega8535 sudah dilengkapi dengan beberapa fitur
ADC seperti resolusi 10/8 bit , 8 chanel input yang terletak di PORTA, dan 0-VCC
input ADC, jadi input yang berupa tegangan 0 sampai 5 volt dapat langsung di
hubungkan ke mikrokontroler ini melalui salah satu kanal ADC. Dalam menggunakan
DST-37, harus menggunakan soket konverter untuk mengkonversi pin-pin 8515 ke
8535

Detail artikel dapat didownload di sini

Modul ini dirancang dengan menggunakan

- Modul DST AVR yang dapat dilihat di sini

- Modul DCS-01 yang dapat dilihat di sini

Voltmeter Digital Dengan menggunakan DST-AVR ProV3.7

by paulus andi

AN1005

Voltmeter adalah alat instrumentasi yang paling sering digunakan oleh praktisi
elektronika, voltmeter ada 2 jenis, yakni voltmeter analog dan voltmeter digital.kedua
jenis voltmeter tersebut mempunyai fungsi sama, yang membedakan adalah
tampilannya, jika voltmeter analog menggunakan jarum penunjuk sedangkan
voltmeter digital menggunakan LCD ( liquid crystal display ).
Dalam artikel ini akan dibahas tentang voltmeter yang mempunyai tampilan
digital yaitu tampilan di LCD, dimana dalam artikel ini digunakan AVR Atmega8535
dengan bahasa pemrograman C. Dengan bahasa C, dapat digunakan Code Vision
AVR C kompiler(CVAVR) sebagai kompiler bahasa C. Dalam CVAVR juga terdapat
program generator, sehingga dapat membuat program lebih cepat. seperti pembuatan
program inisialisasi ADC. pada gambar dibawah ini, adalah blok diagram voltmeter
digital

Detail artikel dapat didownload di sini

Informasi produk DST-AVR dapat dilihat di sini

Antarmuka DST-AVR dengan RTC DS1287

by paulus andi

AN1004

DS1287/DS12887 adalah merupakan komponen utama dari modul RTC-1287
di mana IC ini berfungsi sebagai sebuah rangkaian jam digital yang tetap bekerja
selama 10 tahun walaupun power supply tidak diaktifkan. Data-data waktu
tersimpan
dalam memori yang bersifat non volatile pada IC tersebut.

Detail artikel dapat didownload di sini

Informasi produk DST-AVR dapat dilihat di sini

Informasi produk RTC-1287 dapat dilihat di sini

Source code dapat didownload di sini

Antarmuka LCD pada DST-AVR

by paulus andi

AN1003

LCD adalah merupakan display yang paling praktis karena selain menampilkan numerik juga dapat menampilkan karakter. Selain itu, LCD memiliki konsumsi daya yang rendah dibandingkan LED dan lebih mudah antarmukanya. Hal ini disebabkan karena sebagian besar LCD telah memiliki mikrokontroler yang mengatur proses scanning, pengaturan posisi dan lain-lain pada layar. Mikrokontroler pengguna hanya perlu mengirimkan perintah-perintah sesuai data sheet LCD tersebut.

Modul DST-AVR memiliki 2 port LCD yaitu LCD Standard M1632 dan LCD Hitachi HD44780

Detail artikel dapat didownload di sini

Informasi produk DST-AVR dapat dilihat di sini

Source code dapat didownload di sini

Komunikasi Data Secara Serial pada DST-AVR

by paulus andi

AN1002

AVR ATMega8515 memiliki port UART, yaitu komunikasi asinkron yang digunakan untuk antarmuka dengan PC Serial Port atau UART-UART mikrokontroler lainnya.

Detail artikel dapat didownload di sini

Informasi produk DST-AVR dapat dilihat di sini

Source code dapat didownload di sini

Antarmuka PC Keyboard dengan DST-AVR

by paulus andi

AN1001

Artikel ini membahas tentang antarmuka PC Keyboard pada mikrokontroler AVR yang ada pada Development System DST-AVR. Dibandingkan keypad, PC Keyboard merupakan media yang lebih dalam hal jumlah tombol yang diinputkan yang tersusun dalam susunan qwerty. Selain itu juga jumlah I/O yang digunakan jauh lebih sedikit daripada keypad. PC Keyboard hanya membutuhkan 2 pin I/O yaitu Data dan Clock saja sebagai I/O

Detail artikel dapat didownload di sini

Informasi produk DST-AVR dapat dilihat di sini

Source code dapat didownload di sini

Menggunakan Internal EEPROM ATMEGA 128

by paulus andi

AN0154

ATMEGA 128 (AVR) adalah mikrokontroler yang telah dilengkapi EEPROM sebesar 4Kbyte didalam chipnya. EEPROM ini terpisah dari flash memory AVR, dan dapat ditulis, baca per byte. Untuk dapat mengakses EEPROM ini perlu mengatur register-register dan fuse bit. Untuk mencegah kesalahan dalam penulisan dan pembacaan EEPROM diusahakan power supply yang digunakan cukup stabil.

Saat pembacaan EEPROM mikrokontroler berhenti selama 4 cycle clock sebelum mengerjakan perintah berikutnya dan untuk menulis EEPROM mikrokontroler berhenti selama 2 cycle clock sebelum mengerjakan perintah berikutnya.

Register-register yang perlu diatur adalah :

EEPROM address register

EEPROM data register

Detail article dapat di lihat di sini

Modul pendukung :

Software pendukung:

Teknik PWM pada Sistem Minimum ATMega128 DST-128 AVR STAMP

by paulus andi

AN0153

Setelah pada artikel sebelumnya membahas penggunaan uart dan timer pada ATMEGA 128, sekarang mencoba fungsi lain dari timer yaitu PWM (Pulse Width Modulator). PWM berguna untuk mengatur kecepatan motor DC dan juga untuk mengatur kecerahan led, tetapi fungsi PWM tidak hanya itu.

Pada prinsipnya PWM itu adalah mengatur lamanya penyalaan alat tersebut dalam satu satuan waktu yang sangat cepat, diatas 20Khz.

Detail article dapat di lihat di sini

Modul pendukung :

Software pendukung: