by paulus andi
AN0159
Pada artikel ini akan dibahas fasilitas-fasilitas tambahan DST-51 selain sebagai Developement System yaitu:
- Universal Programmer untuk keluarga MCS-51 tipe C maupun S serta AVR
- Penampil isi Serial EEPROM

Detail aplikasi dapat didownload di sini
Modul yang digunakan adalah:
- Modul DST-Uniprog
by paulus andi
AN0158
Artikel berikut ini membahas mengenai fasilitas-fasilitas tambahan Modul DST-51 V3.7 selain berfungsi sebagai Development System.
Modul DST-V3.7 juga dapat berfungsi sebagai:
- Backup data UV EPROM
- I2C Serial EEPROM Copier
- Pemeriksa jalur PCB

Detail aplikasi dapat didownload di sini
Software pendukung dapat didownload di sini
Modul-modul yang digunakan adalah:
- Keypad 4×4
- Modul LCD M1632
- DST-51 Pro 2 USB
- SEE-24
by paulus andi
AN0127
Mikrokontroler apa yang cocok untuk saya?
Dengan maraknya variasi mikrokontroler yang ada saat ini, pertanyaan ini sering muncul di dalam pikiran pemula. Tidak ada patokan khusus mengenai mikrokontroler apa yang sesuai bagi pemula. Semua mikrokontroler dapat digunakan untuk pemula. Namun ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih mikrokontroler di mana setiap pengguna tentu memiliki pertimbangan yang berbeda-beda.
1. Apakah tujuan anda belajar mikrokontroler?
2. Apa saja dukungan yang ada pada mikrokontroler tersebut?
3. Aplikasi apa yang akan anda buat?

Detail mengenai hal ini dapat dilihat di sini
Modul yang digunakan adalah DST Multi Microcontroller Set
by paulus andi
AN0044
Penghitung waktu yang dimulai dengan menekan tombol start dan stop atau lebih dikenal dengan stop watch sudah banyak terdapat pada arloji-arloji digital memang sudah banyak terdapat di pasaran. Namun dalam aplikasinya, sebuah sistem elektronik seringkali membutuhkan bagian penghitung waktu yang terintegrasi dengan sistem tersebut. Untuk itu dalam artikel ini akan dibahas bagaimana kita merancang sebuah penghitung waktu dengan menggunakan Modul DST-51 sehingga penghitung waktu ini dapat diintegrasikan dengan perangkat elektronik lain.

Detail aplikasi dapat didownload di sini
Aplikasi ini dirancang dengan menggunakan:
- Modul DST-51 Economic
- Modul LCD M1632
by paulus andi
AN1006
Setelah membuat voltmeter digital, selanjutnya akan dibuat aplikasi lainnya
yaitu ampermeter digital. Pada dasarnya, hampir sama dengan aplikasi voltmeter
digital, yaitu untuk menampilkan apa yang diukur di LCD. dalam ampermeter digital
ini, akan ditampilkan ke LCD berapa nilai arus yang digunakan oleh beban dan juga
tampilan berapa tegangan yang diukur.
Mikrokontroler AVR Atmega8535 sudah dilengkapi dengan beberapa fitur
ADC seperti resolusi 10/8 bit , 8 chanel input yang terletak di PORTA, dan 0-VCC
input ADC, jadi input yang berupa tegangan 0 sampai 5 volt dapat langsung di
hubungkan ke mikrokontroler ini melalui salah satu kanal ADC. Dalam menggunakan
DST-37, harus menggunakan soket konverter untuk mengkonversi pin-pin 8515 ke
8535

Detail artikel dapat didownload di sini
Modul ini dirancang dengan menggunakan
- Modul DST AVR yang dapat dilihat di sini
- Modul DCS-01 yang dapat dilihat di sini
by paulus andi
AN1005
Voltmeter adalah alat instrumentasi yang paling sering digunakan oleh praktisi
elektronika, voltmeter ada 2 jenis, yakni voltmeter analog dan voltmeter digital.kedua
jenis voltmeter tersebut mempunyai fungsi sama, yang membedakan adalah
tampilannya, jika voltmeter analog menggunakan jarum penunjuk sedangkan
voltmeter digital menggunakan LCD ( liquid crystal display ).
Dalam artikel ini akan dibahas tentang voltmeter yang mempunyai tampilan
digital yaitu tampilan di LCD, dimana dalam artikel ini digunakan AVR Atmega8535
dengan bahasa pemrograman C. Dengan bahasa C, dapat digunakan Code Vision
AVR C kompiler(CVAVR) sebagai kompiler bahasa C. Dalam CVAVR juga terdapat
program generator, sehingga dapat membuat program lebih cepat. seperti pembuatan
program inisialisasi ADC. pada gambar dibawah ini, adalah blok diagram voltmeter
digital
Detail artikel dapat didownload di sini
Informasi produk DST-AVR dapat dilihat di sini
by paulus andi
AN1004
DS1287/DS12887 adalah merupakan komponen utama dari modul RTC-1287
di mana IC ini berfungsi sebagai sebuah rangkaian jam digital yang tetap bekerja
selama 10 tahun walaupun power supply tidak diaktifkan. Data-data waktu
tersimpan
dalam memori yang bersifat non volatile pada IC tersebut.

Detail artikel dapat didownload di sini
Informasi produk DST-AVR dapat dilihat di sini
Informasi produk RTC-1287 dapat dilihat di sini
Source code dapat didownload di sini
by paulus andi
AN1003
LCD adalah merupakan display yang paling praktis karena selain menampilkan numerik juga dapat menampilkan karakter. Selain itu, LCD memiliki konsumsi daya yang rendah dibandingkan LED dan lebih mudah antarmukanya. Hal ini disebabkan karena sebagian besar LCD telah memiliki mikrokontroler yang mengatur proses scanning, pengaturan posisi dan lain-lain pada layar. Mikrokontroler pengguna hanya perlu mengirimkan perintah-perintah sesuai data sheet LCD tersebut.
Modul DST-AVR memiliki 2 port LCD yaitu LCD Standard M1632 dan LCD Hitachi HD44780
Detail artikel dapat didownload di sini
Informasi produk DST-AVR dapat dilihat di sini
Source code dapat didownload di sini
by paulus andi
AN1002
AVR ATMega8515 memiliki port UART, yaitu komunikasi asinkron yang digunakan untuk antarmuka dengan PC Serial Port atau UART-UART mikrokontroler lainnya.
Detail artikel dapat didownload di sini
Informasi produk DST-AVR dapat dilihat di sini
Source code dapat didownload di sini
by paulus andi
AN1001
Artikel ini membahas tentang antarmuka PC Keyboard pada mikrokontroler AVR yang ada pada Development System DST-AVR. Dibandingkan keypad, PC Keyboard merupakan media yang lebih dalam hal jumlah tombol yang diinputkan yang tersusun dalam susunan qwerty. Selain itu juga jumlah I/O yang digunakan jauh lebih sedikit daripada keypad. PC Keyboard hanya membutuhkan 2 pin I/O yaitu Data dan Clock saja sebagai I/O
Detail artikel dapat didownload di sini
Informasi produk DST-AVR dapat dilihat di sini
Source code dapat didownload di sini