AN-0191 Sistem Alarm Rumah berbasis MMS dilengkapi dengan Camera Interface

Pada sistem keamanan, seringkali informasi yang kita butuhkan bukan hanya merupakan pesan informasi saja namun juga keadaan di mana terjadinya alarm tersebut. Untuk mengetahui secara visual mengenai keadaan tempat terjadinya alarm dilakukan dengan menggunakan camera.

Ponsel atau handphone saat ini adalah merupakan perangkat yang selalu berada di dekat pemiliknya sehingga perangkat ini adalah merupakan media yang paling tepat untuk menyampaikan informasi. Untuk data berupa informasi teks dapat dikirim melalui SMS atau Short Message Service. Namun untuk data berupa gambar maka informasi dapat dikirimkan melalui MMS atau Multimedia Messaging Service yaitu merupakan layanan pengiriman pesan dalam bentuk multimedia di mana selain gambar, layanan ini sebetulnya juga dapat digunakan untuk mengirim video, audio dan lain-lain

Modul SIM5216 dalam hal ini adalah merupakan modul gsm modem yang dilengkapi dengan camera interface dan analog input dalam hal ini dapat digunakan sebagai bagian pengolah data kamera menjadi MMS.

SIM5216 juga memiliki analog input sehingga sensor suhu yang memiliki keluaran berupa tegangan analog dapat dihubungkan pada input tersebut. Sensor suhu yang digunakan adalah LM35 yaitu sensor suhu dengan range 0 -100ºC dan kenaikan suhu 10mV / ºC dan ketelitian 0.5ºC.

Sensor ini terhubung pada bagian analog input dari Modul SIM5216 yang memiliki resolusi 8 bit dan range tegangan input dari 0 – 2.65V sehingga dapat menerima tegangan analog keluaran sensor LM35 di mana tegangan maksimalnya (suhu 100ºC) adalah 1V.

Modul SIM5216 ini telah dilengkapi antarmuka kamera sehingga modul ini dapat mengambil gambar kondisi sekitar dan langsung mengirimkan melalui MMS.

Sebelum melakukan capture gambar sistem ini harus mengetahui kapan proses capture tersebut dilakukan. Proses capture dilakukan pada saat ada sensor yang aktif mendeteksi obyek atau suatu kondisi yang tidak diinginkan.

Pada aplikasi ini terdapat sensor suhu, sensor ultrasonic, sensor infrared dan sensor asap. Sensor suhu dan asap berfungsi untuk mendeteksi adanya bahaya kebakaran. Pada saat suhu melebihi nilai tertentu maka hal ini dianggap adanya panas dari api sehingga sistem akan melakukan capture dan mengirimkan foto tersebut dalam MMS. Nilai tersebut diatur oleh mikrokontroler sebagai pengolah data. Jadi mikrokontroler akan mengambil nilai suhu melalui analog input SIM5216 dan dibandingkan dengan nilai suhu yang tersimpan dalam program.

Selain suhu, kondisi kebakaran juga dideteksi dengan menggunakan sensor asap yang mengeluarkan pulsa saat asap terdeteksi. Pulsa tersebut akan diterima oleh sistem mikrokontroler (dalam hal ini adalah DST-51) yang akan memerintahkan SIM5216 untuk melakukan capture foto dan mengirimkan via MMS.

Untuk mendeteksi obyek digunakan dua jenis sensor yaitu ultrasonic dan infrared. Sensor ultrasonic mendeteksi obyek yang ada di depan sensor, sedangkan infrared mendeteksi obyek yang memotong di antara pemancar dan penerima infrared.

Sensor ultrasonic lebih tepat dipasang di bagian di mana obyek terdeteksi dari depan sensor seperti pada gambar berikut.

Sedangkan infrared digunakan untuk mendeteksi obyek yang memotong antara pemancar dan penerima. seperti pada gambar berikut.

Untuk ultrasonic, sensor yang digunakan adalah Modul D-Sonar yaitu sensor ultrasonic Produksi Delta Electronic yang dapat mengirimkan data jarak dalam bentuk UART maupun echo.

Pulsa echo ini akan dikirim ke DST-51 sebagai indikasi bahwa ada obyek yang lewat di depan sensor.

Sedangkan untuk infrared dapat digunakan dua jenis sensor. Sensor yang pertama adalah DSF-01 V3. Apabila aplikasi yang anda buat hanya untuk keperluan miniatur saja maka modul ini lebih sesuai mengingat harganya yang cukup ekonomis. Namun posisi LED infrared dan receiver dari modul tersebut harus sedikit dimodifikasi sebagai berikut.

Output dari sensor ini berupa kondisi logic akan diterima oleh DST-51 dan dideteksi sebagai adanya obyek saat obyek tersebut memotong pancaran infrared dari pemancar dan penerima.

Apabila untuk aplikasi sesungguhnya lebih baik menggunakan sensor infrared yang memiliki jarak lebih jauh seperti pada Infrared Beam Sensor

Berikut adalah algoritma kerja sistem dalam diagram alir yang menggambarkan proses kerja program dalam mikrokontroler DST-51

Pada diagram alir tersebut terdapat dua aliran, yang pertama adalah program utama yang bekerja mendeteksi kondisi-kondisi sensor. Saat salah satu sensor mendeteksi ada obyek atau kebakaran maka program akan langsung mengirimkan foto dalam bentuk MMS beserta teks yang menunjukkan informasi sensor apa yang aktif sehingga pengguna dapat mengetahui jenis sensor yang aktif dari MMS yang diterima di HP.

Diagram alir kedua adalah interupsi serial yang mendeteksi pesan SMS yang dikirim oleh pengguna melalui HP dan diterima oleh SIM5216. Pesan ini diteruskan ke DST-51 dan apabila pesan tersebut berisi SMS “ambilfoto” maka DST-51 akan memerintahkan SIM5216 untuk mengirimkan foto. Bagian ini digunakan apabila pengguna ingin melihat kondisi melalui camera setiap saat.

Agar sistem yang dirangkai dapat bekerja sesuai diagram alir tersebut maka program atau source code perlu diisikan ke dalam DST-51 terlebih dahulu.

Lebih detail mengenai cara untuk download program ke DST-51 dapat dilihat di AN0160.

Petunjuk Penggunaan:

  1. Rangkai sistem sesuai wiring diagram
  2. Apabila DST-51 belum terisi program aplikasi ini, maka download source code (file hex) ke DST-51 dengan teknik yang ada di AN0160
  3. Apabila pengguna ingin memonitor komunikasi SIM5216 dengan DST-51 dapat dilakukan dengan menggunakan Modul DU-232
  4. Apabila pertama kali penggunaan DU-232 di PC atau laptop maka lakukan instalasi driver seperti yang dijelaskan pada link berikut
  5. Buka software hyperterminal dan arahkan COM sesuai COM yang terdeteksi driver Modul DU-232.
  6. Atur baudrate 115200 bps 8 N 1
  7. Komunikasi data antara SIM5216 dan DST-51 akan tampak dalam bentuk AT Command pada layar hyperterminal saat power supply diaktifkan
  8. Coba aktifkan salah satu sensor dan MMS akan terkirim ke HP anda. Pastikan nomor HP anda telah tertulis di baris 1227, label PesanMMSRecp dari file mms.asm pada source code. Bila belum ubah nomor HP yang ada dan lakukan assembly seperti dijelaskan pada an0160 sehingga terbentuk file hex baru dan download kembali ke DST-51
  9. Untuk mengaktifkan sensor suhu dapat dilakukan dengan mendekatkan ujung solder, untuk sensor asap dengan meniupkan asap, untuk sensor ultrasonik dengan mendekatkan obyek ke sensor dan untuk infrared dengan memotong pancaran sinar pemancar dan penerima infrared.
  10. Anda juga dapat mencoba mengambil foto dengan cara mengirimkan SMS “ambilfoto” (tanda ” tidak termasuk dan case tidak sensitive) ke Simcard yang ada di SIM5216
  11. DST-51 akan memerintahkan SIM5216 mengambil foto dan mengirimkan via MMS.  Penulis: Paulus Andi Nalwan, Delta Electronic

Modul-modul yang digunakan:

Wiring Diagram dapat didownload di sini

Source Code yang digunakan dapat didownload di sini

Leave a Reply