AN0187 Aplikasi Kendali Peralatan dan Monitoring Kondisi Sensor melalui SMS

GSM Modem SIM300

Kontrol dan monitoring melalui SMS adalah merupakan salah satu prasarana yang efektif dalam memantau ataupun mengendalikan keadaan di suatu tempat melalui jarak jauh mengingat jaringan GSM yang sudah tersebar di berbagai tempat/daerah. Banyak aplikasi yang dibuat menggunakan Handphone-handphone bekas yang dimodifikasi dan dihubungkan ke mikrokontroler. Namun penggunaan handphone bekas seringkali menemukan kendala diantaranya:

-          Dibutuhkan modifikasi untuk koneksi hubungan ke mikrokontroler dan seringkali harus membongkar cassing HP

-          Problem di power supply, (tidak dapat dihubungkan langsung ke power supply mikrokontroler tanpa melakukan modifikasi). Sedangkan bila dihubungkan ke charger terus menerus akan merusak battery.

-          Bentuk yang tidak konsisten karena seringkali perkembangan HP berubah mengikuti pasar. Hal ini akan menjadi masalah untuk aplikasi yang diproduksi massal.

-          Stabilitas yang kurang baik karena memang bukan didisain untuk standard industry, sehingga untuk aplikasi yang serius sangat tidak disarankan.

Pada aplikasi ini akan kita gunakan GSM Modem D-GSM300 yaitu GSM Modem yang diproduksi oleh Delta Electronic dengan menggunakan Modul SIM300 keluaran SIMCOM yang saat ini telah direvisi menjadi SIM900-TE-C

SIM900-TE-C

SIM900-TE-C

Sumber tegangan dari GSM Modem ini dapat menggunakan power supply 5 volt dari sistem mikrokontroler. Selain itu juga dilengkapi dengan UART level TTL sehingga dapat dihubungkan langsung ke UART mikrokontroler tanpa menggunakan IC MAX232 lagi. Juga terdapat GSM External Antenna sehingga untuk penempatan antenna di luar cassing dapat dilakukan dengan mudah dan diperoleh daya tangkap signal yang cukup besar.

Sebagai sistem mikrokontroler pada aplikasi ini digunakan Modul DST-51 yang juga memiliki On board USB Programmer dan LCD interface sehingga mempermudah pengguna dalam mengisi atau mengubah program.

Modul DST-51 V3.7 USB Version

Hubungan antara D-GSM300 dan DST-51 dilakukan melalui UART Port yang ada di DST-51 ke Serial TTL Port D-GSM300.

Modul D-GSM300

Pada aplikasi ini terdapat 8 buah port logic I/O (input/output) dan satu analog input. Port logic I/O diambil dari Port 1 DST-51 dan dapat diatur sebagai input atau output dengan tegangan 0 volt untuk logika 0 dan 5 volt untuk logika 1. Sebagai output, port ini dapat dihubungkan ke Modul DRL1201 Code 070-0015 Relay board untuk mengendalikan peralatan menggunakan relay atau Modul DRL1205cs Code 070-0017 untuk mengendalikan peralatan menggunakan Solid State. Kadang-kadang dibutuhkan kondisi output dan input yang dikombinasi dalam satu port yang terdiri 8 bit I/O tersebut. Oleh karena itu dapat digunakan modul relay single seperti DSS-01 070-0020

Untuk input logic dapat dihubungkan pada sensor-sensor seperti limit switch,  bagian kontak relay LPG Detector, Magnetic Switch Code 011-0030, dan lain-lain. Sedangkan untuk input analog diambil dari input analog D-GSM300 dan diminta melalui port UART dengan range 0 – 2.4 volt. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan LM35 Code 011-0021 untuk sensor suhu, DCS-01 Code 070-0008 untuk sensor arus, atau dengan bantuan Modul DST-INA Code 070-0184 agar dapat berhubungan dengan sensor-sensor dengan sinyal kecil seperti loadcell Code 011-0140 untuk sensor berat,  PT-100 Code 011-0113 untuk sensor suhu dengan range yang lebih besar yaitu -200 hingga 800C.

Cara kerja Modul

Pada saat power supply diaktifkan maka LCD akan menampilkan pesan kondisi port 1 dalam format hexa, yaitu contohnya “LGC: 03” berarti dari bit 7 ke 0 adalah logika 0 sebanyak 6 kali dan logika 1 dua kali (0000 0011). Kondisi ini akan disampling setiap detik sehingga setiap kali perubahan kondisi pada port akan ditampilkan di LCD dalam tiap detik. Sedangkan port analog hanya aktif apabila GSM Modem telah terhubung. Hal ini dilakukan dengan menekan tombol Power Key dari D-GSM300 hingga LED network berkedip. Layar LCD akan menampilkan pesan “GSM” yang merupakan indikasi bahwa D-GSM300 telah terhubung. Kemudian dilanjutkan dengan proses counter 1 hingga 9, yaitu proses menghapus SMS mulai dari index 1 hingga 9.

Setelah 9 SMS terhapus, LCD akan menampilkan kondisi port analog dalam hexa. Seiring perubahan kondisi input analog akan berubah juga tampilan hexa pada LCD.

Kondisi output dapat diubah atau dimonitor dengan mengirimkan SMS yaitu dengan perintah-perintah sebagai berikut:

Cek_I/O                                                dikirim untuk meminta kondisi input logic maupun analog, balasan akan dikirim berupa 8

bit biner logic I/O dan 1 byte hexa nilai analog input. Contohnya 01010000 0A untuk logika 0, 1, 0, 1, 0, 0, 0, 0 dan 0A.

Modul Pendukung:

- Modul DST-51

- Modul D-GSM300

- LCD 16 x 2

Software Pendukung:

- Source Code GSMevb.zip

- Software Assembler ASM51.zip

Paulus Andi Nalwan, Delta Electronic

Tags: , , , , ,

Leave a Reply