Bekerja dengan LPC1xxx (ARM Cortex M) Bagian II

Perangkat Keras Minimum untuk Pemrograman Mikrokontroler LPC1xxx
Untuk memprogram memori Flash di LPC1xxx, terdapat tiga cara:
• Melalui LPC1xxx InSystem
Programming
• Melalui JTAG (Joint Test Action Group)
• Melalui Secondary Boot Loader yang dibuat oleh pengguna
LPC1xxx InSystem
Programming
Tiap mikrokontroler LPC1xxx dilengkapi dengan BootROM yang dapat digunakan untuk memprogram
memori Flash internal LPC1xxx melalui peripheral yang terdapat pada mikrokontroler (umumnya UART0).
Dengan demikian, program yang terdapat di mikrokontroler LPC1xxx dapat diupdate
tanpa harus melepas
mikrokontroler dari papan sirkuit.
Program yang terdapat di BootROM akan dijalankan setiap kali mikrokontroler dinyalakan atau direset.
Program tersebut, dikenal dengan nama BootROM bootloader, dapat menjalankan rutin untuk mengupdate
program di mikrokontroler atau menjalankan program pengguna. Jika pin ISP di mikrokontroler dalam kondisi
LOW voltage (digital ‘0′) saat mikrokontroler dinyalakan atau direset,
BootROM bootloader akan
menjalankan rutin untuk untuk mengupdate
program di mikrokontroler.
Jika pin ISP mikrokontroler dalam kondisi HIGH voltage (digital ‘1′), BootROM bootloader akan mengecek
memori Flash internal. Jika terdapat program pengguna yang valid, BootROM bootloader akan menjalankan
program tersebut. Jika tidak terdapat program pengguna yang valid, BootROM bootloader akan menjalankan
rutin untuk untuk mengupdate
program di mikrokontroler.

Lebih detail mengenai artikel ini dapat didownload di sini. Penulis Daniel Widyanto

Microcontroller ini dapat diperoleh di link berikut

Untuk Development Board dapat diperoleh di link berikut

Tags: , ,

Leave a Reply